Penulis
Erma Suryani Sahabuddin
I Masda
Nurul Afifah Herman
Firna Sarah Arlisa
Andi Putri Ramadhani
Andi Aryanto Bangsawan
Sri Muniyati
Irmayanti
Nining Ernia Samad
Muhammad Sofwan Fikri
Muhammad Syahril
Nurul Aulia Ahmad
Editor
Hardianto Rahman
Tahun Terbit : Oktober 2026
Ketebalan : 244 Hal
Ukuran : 15,5 x 23 cm (Unesco)
ISBN : dalam proses
Harga : -
Link OMP : -
Sinopsis: Pendidikan dasar di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari realitas keberagaman geografis, sosial, dan budaya yang membentuknya. Perbedaan antara wilayah rural dan urban bukan sekadar persoalan lokasi, melainkan mencerminkan ketimpangan akses, dinamika komunitas, serta kompleksitas tantangan pembelajaran yang dihadapi sekolah, guru, dan peserta didik.
Buku ini menghadirkan pembacaan ulang yang kritis dan kontekstual terhadap pendidikan dasar melalui lensa rural dan urban. Berangkat dari isu-isu utama seperti pendidikan berbasis masyarakat, kebijakan pendidikan di era otonomi daerah, kesenjangan antara equity dan equality, serta peran modal sosial dalam pendidikan, buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa pendidikan tidak dapat dipisahkan dari konteks tempat ia berlangsung.
Tidak berhenti pada tataran konseptual, buku ini juga menawarkan analisis yang menghubungkan teori dengan praktik nyata, sekaligus menghadirkan pendekatan pedagogi berbasis lokasi (place-based education) sebagai alternatif dalam merancang pembelajaran yang relevan, bermakna, dan berakar pada kehidupan peserta didik.
Ditulis secara kolaboratif melalui proses akademik yang reflektif dan kritis, buku ini menjadi kontribusi penting dalam memperkaya diskursus pendidikan dasar di Indonesia. Buku ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa dan akademisi, tetapi juga bagi praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan yang membutuhkan perspektif komprehensif dalam merespons tantangan pendidikan di masyarakat rural dan urban.
Pada akhirnya, buku ini mengingatkan bahwa pendidikan yang berkualitas bukanlah pendidikan yang seragam, melainkan pendidikan yang mampu memahami, menghargai, dan tumbuh dari konteksnya sendiri.