Penulis
Dr. Ir. Meti., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.
Penyunting
Prof. Dr. Ir. Darwis Panguriseng, M.Sc.
Tahun Terbit : September 2026
Ketebalan : 148 Hal
Ukuran : 15,5 x 23 cm (Unesco)
ISBN : Dalam Proses
Harga : -
Link OMP : -
Sinopsis: Buku Metode Stabilisasi Laboratorium Mengukur Kekuatan Tanah Lempung Terhadap Penambahan Bahan Additive membahas secara komprehensif permasalahan tanah lempung sebagai tanah dasar dalam pekerjaan teknik sipil serta berbagai upaya perbaikannya melalui metode stabilisasi. Tanah lempung dikenal memiliki karakteristik kembang-susut yang tinggi, sifat plastis dan kohesif, daya dukung rendah, serta perubahan sifat mekanis yang sangat dipengaruhi oleh kadar air, sehingga memerlukan perlakuan khusus sebelum digunakan sebagai lapisan pendukung konstruksi.
Monograf ini menguraikan konsep dasar tanah lempung dan stabilisasi tanah, klasifikasi dan karakteristik tanah lempung, bahan aditif dan pengujian mekanis tanah, metode stabilisasi laboratorium, uji karakteristik tanah lempung, stabilisasi tanah lempung, serta analisis hasil stabilisasi. Dalam penerapannya, pengujian ini difokuskan pada penggunaan kombinasi serat ijuk aren sebagai material penguat alami dan semen sebagai bahan pengikat. Pembahasan tersebut disusun berdasarkan pendekatan ilmiah dan hasil penelitian yang menekankan pengaruh material stabilisasi terhadap parameter penting tanah, antara lain kepadatan (kadar air optimum dan berat isi kering maksimum) dan peningkatan nilai kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength / UCT).
Kehadiran buku ini juga menegaskan pentingnya pemanfaatan material alami lokal yang ramah lingkungan seperti serat ijuk aren dalam mendukung praktik rekayasa geoteknik yang lebih berkelanjutan. Melalui evaluasi hasil uji laboratorium terhadap kekuatan tanah lempung, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi teknik sipil, serta pihak-pihak yang tertarik pada pengembangan material alternatif yang efisien dalam bidang perbaikan mekanika tanah.